Pengembangan Desa Wisata Menuju Destinasi Berkelas Dunia: Menparekraf Sandiaga Uno Kunjungi Desa Wisata Les dalam Rangkaian ADWI 2024
- Oct 14, 2024
- Komang Intan Kusuma Dewi
Dalam upaya mendorong dan mengembangkan Desa Wisata di Indonesia menjadi destinasi pariwisata berkelas dunia yang berdaya saing dan berkelanjutan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Bintang Puspayoga dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes) Ivanovich Agusta, melakukan kunjungan ke Desa Wisata Les. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian 50 besar desa wisata dalam ajang **Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024**.
Pada Sabtu, 31 Agustus 2024, rombongan kementerian yang turut didampingi oleh Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana serta Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa, disambut hangat oleh warga Desa Les dan para penggiat wisata setempat. Acara diawali dengan penyambutan tradisional, yang menampilkan kekayaan budaya melalui tarian dan musik khas daerah.
Menparekraf Sandiaga Uno mencatat keunikan Desa Wisata Les yang membedakannya dari desa wisata lain di Indonesia. Salah satu hal yang menarik perhatian adalah tidak adanya upacara ngaben di Desa Les, sebuah tradisi yang umumnya dijalankan di banyak desa Bali. "Keunikan ini bisa menjadi daya tarik yang menarik wisatawan, dan kami akan berupaya mengembangkannya lebih lanjut," ujar Sandiaga.
Program ADWI 2024 juga bersinergi dengan KemenPPPA melalui tema **Desa Wisata Ramah Perempuan**, yang bertujuan memberdayakan perempuan di sektor pariwisata. Dalam acara tersebut, pedoman desa wisata ramah perempuan resmi diluncurkan, sekaligus meresmikan Desa Wisata Les sebagai Desa Wisata Ramah Perempuan. Peluncuran ini merupakan langkah nyata dalam mengintegrasikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam pengembangan desa wisata.
Setelah peluncuran pedoman, rombongan melanjutkan kunjungan ke produk-produk UMKM lokal Desa Les, yang turut menjadi motor penggerak ekonomi kreatif setempat. Acara diakhiri dengan kegiatan penanaman pohon kenanga, sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan pariwisata di Desa Wisata Les.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian visitasi dan penilaian desa-desa wisata terbaik dalam ADWI 2024, yang menjadi salah satu program unggulan Kemenparekraf untuk mengangkat potensi wisata dan budaya desa di seluruh Indonesia menuju panggung dunia.